Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2020

INKUIRY APRESIATIF

  Pendekatan pengembangan masyarakat yang selama ini ada masih berorientasi pada wacana defisit yang cenderung memetakan kelemahan dari orang lain atau suatu lembaga dan bahkan sampai mencoba menganalisa ancaman dari lingkungan sekitar mereka. Pendekatan tersebut seringkali melupakan bahwa proses sosial di sebuah masyarakat berjalan selama bertahun – tahun dan mengendapkan berbagai hal yang sifatnya kultural dan berdimensi positif sebagai sebuah kearifan lokal yang tidak mungkin digeneralisasikan pada semua lingkungan sosial. Padahal, setiap society itu adalah unik sehingga memiliki berbagai keunggulan yang sifatnya adalah komparatif dan bahkan ada beberapa di antara mereka adalah komplemen bagi yang lainnya. Pendekatan dengan wacana defisit yang berpangkal pada penemuan masalah, akar masalah, need assessment, analisis solusi dan implementasinya seringkali malah memberikan efek psikologis bahwasannya “masalah” itu sangat banyak dan kita akan kesulitan memecahkan masalah tersebut. B...

KI HAJAR DEWANTORO

Ki Hajar Dewantara dikenal sebagai tokoh pergerakan nasional. Dalam sejarah pergerekan Indonesia, kita mengenal istilah Tiga Serangkai; E.F.E Douwes Dekker, Tjipto Mangunkoesoemo, dan Ki Hajar Dewantara. Mereka mendirikan partai yang dikenal dengan sebutan Indische Partij pada 25 Desember 1912. Perjalanan politik dan pendidikan Ki Hajar Dewantara mempertemukannya dengan gagasan pendidikan Friedrich Wilhelm August (1782-1852) tentang permainan sebagai media pembelajaran dan gagasan Maria Montessori (1870-1952) yaitu memberi kemerdekaan kepada anaka-anak. Kedua gagasan ini menjadi dasar berpikir serta pondasi untuk pengembangan Perguruan Taman Siswa yang didirikan Ki Hajar Dewantara setelah pulang dari Belanda pada tahun 1922. Terbatasnya akses pendidikan bagi bangsa Indonesia pada masa kolonialisme Belanda menjadi salah satu alasan Ki Hajar mendirikan perguruan Taman Siswa. Sekolah-sekolah yang ada yang didirikan oleh pemerintah penjajah pun kurang menguntungkan bagi bangsa ini. S...